Mahalnya Hidayah

Bismillah

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh

Alhamdulillah setelah lama tidak menuliskan beberapa jejak, InsyaAllah saya akan sedikit menulis mengenai mahalnya hidayah

hidayah-bukan-milik-kita

Sebelum masuk lebih jauh tentang topik diatas, kami akan sedikit membahas definisi dari hidayah. Apa itu hidayah?
Hidayah secara bahasa berarti ar-rasyaad (bimbingan) dan ad-dalaalah (dalil/petunjuk) [1]. Di dalam makna syar’i ada dua bentuk hidayah, yakni hidayah taufik dan hidayah al irsyaad.

  1. Hidayah Taufik
    Hidayah ini diberikan Allah kepada manusia yang dikehendakiNya untuk menerima dan memilih kebenaran. Sehingga manusia akan cenderung tunduk kepada aturan Allah dan mengikuti petunjukNya dalam kehidupan sehari-hari.أَفَمَن زُيِّنَ لَهُ سُوءُ عَمَلِهِ فَرَآهُ حَسَنًا ۖ فَإِنَّ اللَّهَ يُضِلُّ مَن يَشَاءُ وَيَهْدِي مَن يَشَاءُ ۖ فَلَا تَذْهَبْ نَفْسُكَ عَلَيْهِمْ حَسَرَاتٍ ۚ إِنَّ اللَّهَ عَلِيمٌ بِمَا يَصْنَعُونَ
    “maka apakah pantas orang yang dijadikan terasa indah perbuatan buruknya, lalu menganggap baik perbuatannya itu? Sesungguhnya Allah menyesatkan siapa yang dikehendaki dan memberi petunjuk kepada yang Dia kehendaki. Maka janganlah engkau (Muhammad) biarkan dirimu binasa karena kesedihan terhadap mereka. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang mereka perbuat” (QS Fathir 8)
  2. Hidayah Al Irsyaad
    Hidayah yang mampu diusahakan oleh manusia, sifatnya hanya berupa penjelasan dan keterangan. Hidayah ini tidak mampu menetapkan hati seseorang untuk mengikuti petunjuk Allah secara mutlak, yang artinya hanya menjadi sebab untuk mendapat hidayah taufik.وَإِنَّكَ لَتَهْدِي إِلَىٰ صِرَاطٍ مُّسْتَقِيمٍ
    ” Dan sungguh engkau (Muhammad) benar-benar membimbing manusia kepada jalan yang lurus” (QS Asy Syuraa 52)

Setelah kita paham definisi dan jenis-jenis hidayah, maka ada hal yang perlu kita renungkan, yakni apakah kita sudah mendapat hidayah taufik dari Allah atau kita pernah mendapatkannya, lalu kemudian hilang karena kelalaian kita?

Sungguh hadiah terindah dari segala jenis hadiah yang ada di dunia adalah hidayah taufik. Betapa banyak orang yang tidak mampu menangis ketika sholat karena kerasnya hati, dan tidaklah hati keras melainkan Allah telah mencabuthidayah dari dirinya. Sebab terbesar dari hilangnya hidayah adalah keengganan dan ketidaksungguhan dalam berdo’a meminta hidayah kepada Allah, manusia terkadang sering sombong dengan menyepelekan do’a meminta hidayah. Mereka terfokus dengan do’a yang berkaitan dengan duniawi dengan meminta mobil, rumah, dsb. Sungguh sudah saatnya kita kembali kepada Allah, karena tujuan kita diciptakan di dunia ini adalah untuk beribadah kepadaNya, sebagaimana yang dijelaskan dalam QS Adz Dzariyaat 56 yang artinya, “Dan tidaklah aku ciptakan Jin dan Manusia melainkan untuk beribadah kepadaKu”.

Maka di akhir tulisan ini, penulis ingin memberikan contoh do’a yang diajarkan nabi Shallallahu’alaihi wa Sallam dalam meminta hidayah

(( اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ الْهُدَى وَالتُّقَى، وَالْعِفَّةَ وَالْغِنَى ))

Ya Allah, aku memohon kepada-Mu petunjuk,ketakwaan, penjagaan diri (dari segala keburukan) dan kekayaan hati (selalu merasa cukup dengan pemberian-Mu)[2]

 

Semoga pembaca dan penulis sama-sama diberikan hidayah taufik oleh Allah Ta’ala dan dikumpulkan ke dalam surga firdausNya kelak.

Wallahu’alam

Akhukum,

 

Arsi Amallah Binhaq

 

Daftar Referensi
[1] Sumber: http://muslim.or.id/19131-makna-dan-hakikat-hidayah-allah.html
[
2] Sumber: http://muslim.or.id/19135-sebab-datang-dan-hilangnya-hidayah-allah.html
[
3] Sumber gambar: sofyanruray.info, BBM AsSunnah

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s